Day 5 • 7 Days of Lists

Apps and Features - Halo! Kembali lagi dengan saya, Hida. (: Nah, kemarin saya sudah membagikan daftar game favorit saya. Kali ini, saya akan membagikan daftar aplikasi dan fitur hp favorit saya. Di mana, aplikasi dan fitur di bawah ini sudah sejak lama dan hampir setiap hari saya pakai. Apa saja itu? Scroll terus, yak!

Sebelumnya, sebagai info, hp yang saya gunakan adalah Samsung Galaxy A02s 4GB/64GB dan sempat juga menggunakan Oppo A3s 2GB/16GB. Beberapa aplikasi dan fitur di bawah ini nyaman saya gunakan di hp saya karena mereka tidak memakan terlalu banyak memori dan tidak berat juga.

1. Samsung Keyboard – Fitur Translate

Dikarenakan saya masih belum bisa berbahasa Inggris, maka untuk berkomunikasi dengan kenalan orang asing  di dunia maya, dan untuk menulis kalimat-kalimat berbahasa Inggris, saya selalu menggunakan fitur ini. Fitur ini sungguh sangat mempermudah saya sekali, dan tentunya semakin membuat saya jadi malas untuk belajar bahasa Inggris. :D Yaa, walau terkadang saya masih harus menggunakan aplikasi Google Translate untuk memastikan bahwa kalimat bahasa Inggris yang hendak saya gunakan sudah benar atau belum.

2. Fitur Screenshot

Selain mengoleksi meme, saya juga hobi sekali mengoleksi hasil screenshot. Mari kita lihat ada berapa banyak koleksi hasil screenshot yang sudah saya kumpulkan sejak 2-3 tahun kebelakang. (Sungguh gabut, ya. :D)

Lalu, hal apa saja yang biasanya saya screenshot? Ada banyak hal, dan beragam, seperti: info menarik, quotes, memes yang relate pake banget, games, dan lain-lain. 

3. Google Translate

Fitur translate dari keyboard Samsung memang membantu. Namun, jika untuk menerjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, menggunakan aplikasi Google Translate akan jauh lebih mudah. Terutama saat harus menerjemahkan kalimat yang panjang hingga sekian paragraf.

4. Picsay Pro

Walau saya sama sekali nggak ada basic dalam hal edit-mengedit, namun memang saya ini adalah seorang yang hobi mencoba-coba mengedit. Mulai dari mencoba membuat logo, postingan instagram, banner, price list, dan lain-lain. Yaa, walau memang saya harus pusing-pusing dulu menyesuaikan warna, layout, dan isi konten yang hendak saya buat, dan hasilnya pun menurut saya masih biasa saja jika dibandingkan dengan hasil desain grafis akun-akun desain yang bertebaran di Instagram. Tapi saya cukup menikmati waktu dalam aktifitas mengedit-edit ini. :D Dan Picsay Pro masih menjadi aplikasi andalan saya sejak 5 tahun terakhir ini.

5. Chrome

Sebagai seorang yang ingin menjadi blogger, aktifitas blog walking adalah akitifitas yang sangat saya suka sekali. Saat sedang ingin mencari tau sesuatu, jika Pak’e saya lebih memilih membuka Youtube, maka saya lebih memilih membuka Chrome dan searching di google. Karena memang saya senang membaca, dan juga sekaligus untuk menghemat kuota. :D

6. Nyx

Apa ada di antara kalian yang menggunakan aplikasi ini juga? Untuk yang belum tau, Nyx adalah aplikasi pemutar musik. Di mana jika kita ingin memutar musik, maka kita harus mempunyai file musik dalam format mp3 terlebih dahulu.

Iya, saya bukanlah seorang yang mendengarkan musik melalui platform musik seperti JOOX atau Spotify. Biasanya saya akan mendownload musik yang ingin saya dengarkan melalui video dari channel resmi pemilik musik/lagu tersebut. Dan sebagai apresiasi untuk pemilik lagu, saya akan me-like videonya, dan men-subscribe channel pemilik musik/lagu tersebut. Yaa, ini saya lakukan karena untuk menghemat kuota. Saya berdoa semoga suatu saat saya bisa menggunakan paltform streaming musik JOOX atau Spotify dengan tanpa khawatir kuota saya akan habis. :D

7. Ibis Paint X

Next, Ibis Paint X adalah sebuah aplikasi menggambar yang menurut saya cukup mudah untuk digunakan. Saya mengetahui aplikasi ini dari salah satu akun fanart di instagram, yakni @kookomik. Yaa, selain edit-mengedit, saya juga lumayan suka menggambar, walau hasilnya nggak begitu bagus. Hehe. :D

8. TrebEdit

Saat membuat draf postingan blog, menulis diary, dan mengedit-edit kode xml template blog saya, biasanya saya akan menggunakan aplikasi TrebEdit. TrebEdit mudah untuk digunakan oleh seorang amatir seperti saya ini. Selain itu, desain dari tampilannya pun nggak membosankan.

9. Eraser

Dalam hal edit-mengedit, pastinya saya juga seringkali membutuhkan tool untuk menghilangkan background dari sebuah gambar. Sayangnya, di aplikasi Picsay Pro tidak menyediakan tool penghilang/penghapus background gambar. Jadi, saya menggunakan aplikasi Eraser sebagai alat bantu dalam edit mengedit. Aplikasi Eraser adalah aplikasi offline. Jadi, tentunya ini cocok banget digunakan oleh orang seperti saya yang perhitungan banget soal kuota.

10. PixelLab

Next, terakhir, PixelLab adalah aplikasi semacam Picsay Pro yang mempunyai lebih banyak fitur editing. Saya mengenal aplikasi ini sudah sejak lama, namun baru akhir-akhir ini tertarik untuk mencoba. Berawal dari postingan-postingan akun @alignleft_, saat ini saya berniat untuk beralih dari Picsay Pro ke PixelLab. Semoga cocok. Aamiin.

Nah, segitu dulu postingan kali ini. See you!

Post a Comment

Previous Post Next Post